Pengikut

Perhatian :-

Nota atau catatan, tulisan, terjemahan, pengalihan jawi kepada rumi dan sebagainya, yang ada di blog-blog saya adalah semata-mata untuk pecinta ilmu, beramal dan rujukan. Maka dari itu, anda tidak diperkenankan menggandakan apa-apa sahaja yang ada untuk dikomersilkan.

Semoga Allah senantiasa menjaga diri kita agar tidak melakukan tindakan tersebut. Terima kasih atas perhatian anda.

Makluman Kepada Semua Peminat Blog Ini :-

Mulai sekarang saya akan sambung membuat terjemahan, pengalihan jawi kepada rumi atau sebagainya, sekiranya tajuk file itu sudah dimuat turun (download) melebihi 300. Untuk kitab Maulid Adh-Dhiyaul Lami' dan Simthud Duror saya akan menaip terjemahannya selepas dimuat turun melebihi 1000. Oleh itu, mana-mana file dari kitab-kitab melebihi daripada angka tersebut (bermaksud telah mendapat sambutan) Insya-Allah saya akan sambung file seterusnya. Harap Maaf.

Koleksi Qasidah

Mulai sekarang saya akan letak pelbagai teks qasidah koleksi saya disebelah kanan blog ini.

Kitab Kuning



Untuk Mendapatkan Kitab-Kitab Kuning:

Bagi mereka yang ingin membeli kitab-kitab jawi melayu boleh mendapatkannya (membeli) di Khazanah Fathaniyah, iaitu:

1. Senarai Kitab dan Harganya :- Klik
2. Cara Pembelian :-Klik


Sokongan




Antara kitab-kitab Jawi yang telah selesai saya rumikan:-

1. Kifayatul Muhtaj - Syaikh Daud Al-Fatoni.
2.Pegangan Yang Terutama - Tengku Mahmud Zuhdi Al-Fatoni.
3. Badrut Tamam Wan Nujumuts Tsawaqib - Syaikh Ahmad Al-Fatoni.
4. Pati Munyatul Musolli - Al-Haj Nik 'Abdullah Ahmad Al-Jambuwi.
5. Usuluddin - Syaikh Mukhtar ibn 'Atorid.

6. Faridatul Faraid - Syaikh Ahmad Fatoni.
7. Pati Faridatul Faraid - Al-Haj Nik 'Abdullah Ahmad Al-Jambuwi.
8. Tuhfatur Raghibin - Syaikh Muhammad Arsyad Al-Banjari.
9. Miftahul Jannah - Syaikh Muhammad Toyyib
10. Risalah 'Aqidah Usuluddin Yang Pendek - Syaikh Ahmad Al-Fatoni.

11. An-Nurul Mubin Fi 'Aqaid Usuluddin - Syaikh Ahmad Al-Fatoni.
12. Matan Jauharatul Tauhid - Al-Imam Ibrahim Al-Laqqoni.
13 Tsimarul Jannah - Al-Faqir Idris Al-Khaiyath bin Haji Wan 'Ali Bakum Tok Jum Al-Fatoni
14 Wasail 'Ilmu Al-Kalam wa Rakfatu wa Rahmah lil 'Awam - Tuan Guru 'Abdul Qadir Wangah Wakaf Budi Sekam

No. Tel:
019-7591082






Jumaat, 22 Mei 2015

Apa Saja Yang Membatalkan Puasa ?


Muslimedianews.com ~ Dalam hal membatalkan Puasa, Habib Hasan Bin Ahmad Al-Kaff salah satu Murid Habib Zein Bin Smith (Madinah) menyebutkan dalam Kitabnya At-Taqriirot As-Sadiidah pada Bab Puasa  sebagai berikut :

Hal-Hal Yang Membatalkan Puasa Itu Ada 2 Bagian :
1. Bagian pertama adalah yang membatalkan (menghabiskan) pahala puasa, akan tetapi dalam hal ini tidak wajib mengqodho' puasanya.

2. Bagian kedua adalah yang membatalkan Puasa itu sendiri sekaligus menghilangkan pahalanya jika dilakukan dengan tanpa Udzur, nah dalam hal ini wajib mengqodho' puasanya.

- Bagian Pertama
Hal-hal yang menghapus pahala puasa itu ada 6, yaitu :

1. Gunjing/Gosip (Ghibah) : Yaitu menyebut kejelekan seorang Muslim walaupun itu benar adanya.
2. Adu Domba (Namimah) : Yaitu menyampaikan sebuah kabar/perkataan dengan maksud menimbulkan pertikaian.
3. Dusta.
4. Melihat sesuatu yang haram atau sesuatu yang menimbulkan Syahwat (birahi).
5. Sumpah Palsu.
6. Berkata atau melakukan hal-hal yang buruk (keji).

Sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah SAW :

"كم من صائم ليس له من صيامه إلا الجوع والعطش". رواه أحمد وابن ماجه
"Betapa banyak orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya melainkan lapar dan haus". HR. Imam Ahmad & Imam Ibnu Majah

"خمس يفطرن الصائم : الكذب، والغيبة، والنميمة، والنظر بشهوة، و اليمين الكاذبة".
قال العلماء : معنى "يفطرن الصائم" أي : يحبطن أجره ويبطلن ثوابه. رواه الديلمي في الفردوس وذكره المناوي في فيض القدير.

"Ada 5 hal yang membatalkan (pahala) puasa, yatu : Dusta, Ghibah (gunjing/gosip), Namimah (adu domba), Melihat (penuh) dengan Syahwat, Sumpah Palsu".



Ulama menyebutkan yang dimaksud dengan kata "Membatalkan Puasa" dalam Hadits tersebut adalah membatalkan pahala puasa dan menghapus ganjarannya.

HR. Imam Ad-Daylami dalam Kitab Al-Firdaus, dan disebutkan oleh Imam Al-Manawi dalam Kitab Faidh Al-Qodir.

Dalam Hadits lain disebutkan pula :

"الصائم في عبادة من حين يصبح حتى يمسي ما لم يغتب فإذا اغتاب خرق صومه". رواه الديلمي
"Orang yang sedang berpuasa itu berada dalam (keadaan) Ibadah dari pagi sampai sore selama ia tidak menggunjing, jika ia menggunjing maka ia telah menghanguskan (pahala) puasanya". HR. Imam Ad-Daylami

"من لم يدع قول الزور والعمل به فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه". رواه البخاري

"Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan buruk (keji) maka tiada perlunya bagi Allah (untuk mengganjar) ketika ia meninggalkan makanan dan minumannya (puasa)". HR. Imam Bukhari

- Bagian Kedua Hal-hal yang membatalkan Puasa itu ada 8 :


1. Murtad, yaitu keluar dari Islam baik dengan Niat atau perkataan atau perbuatan walaupun cuma sebentar Murtadnya.
2. Haid, Nifas & melahirkan. Walaupun terjadinya beberapa saat menjelang Adzan Maghrib.
3. Gila walaupun hanya sebentar.
4. Pingsan & Ayan jika merata selama satu hari penuh, apabila tersadar walau sekejap saja maka Puasanya dianggap Syah menurur Imam Romli, sedangkan menurut Imam Ibnu Hajar membatalkan apabila disengaja walaupun cuma sebentar, sedangkan yang lain menambahkan akan membatalkan jika disengaja dan merata selama satu hari penuh.
5. Bersetubuh (dengan ketentuan yang akan kami sebutkan di bawah ini).
6. Sampainya sesuatu yang mempunyai bentuk ke salah satu lubang yang terbuka di badan seperti Mulut, Hidung, Telinga, Kemaluan & Anus (Dubur). Batas mulut adalah tenggorokan, batas hidung adalah tempat di mana jika kemasukan air akan terasa panas, batas telinga adalah batas yang tidak bisa dijangkau oleh jari kelingking, sedangkan batas anus dan kemaluan sudah jelas.
7. Onani/Masturbasi : Yaitu mengeluarkan mani dengan tangannya atau tangan istrinya, atau dengan mengahayal/melihat sesuatu yang sekiranya sudah ia ketahui akan mengeluarkan mani dengan hal tersebut.
8. Menyengaja untuk muntah walaupun cuma sedikit. Sedangkan yang namanya muntahan itu adalah makanan yang kembali ke mulut setelah melewati batas tenggorokan walaupun berupa air dan belum berubah warna, rasa dan baunya. Namun jika muntahnya tidak disengaja akan tetapi mulutnya belum sempat disucikan dengan air maka akan membatalkan puasanya jika menelan ludahnya. Sedangkan jika air yang digunakan untuk mensucikan mulut dari Najis Muntahan kemudian tertelan tanpa sengaja maka tidak akan membatalkan puasanya karena hal ini (mensucikan Najis) itu dianjurkan bahkan wajib.

Catatan Tambahan :
A. Dalam masalah membatalkan puasa dengan bersetubuh itu akan dikenakan lima hal berikut ini :

1. Berdosa.
2. Wajib Imsak (menahan untuk berpuasa walaupun sudah batal).
3. Terkena Ta'zir/Sanksi dari Hakim (Pemerintah Islam).
4. Wajib mengqodho' Puasanya.
5. Terkena Kaffarah Udzma, yaitu salah satu dari 3 (tiga) hal berikut ini dan harus berurutan dari yang satu ke yang lainnya ketika tidak mampu :

a) Memerdekakan Hamba Sahaya yang beriman yang tidak mempunyai kekurangan yang menyebabkan pekerjaannya terganggu. Baru gugur kalau tidak menemukannya atau harganya terlalu tinggi dari harga standar.
b) Puasa 2 (dua) bulan berturut-turut. Baru gugur kalau susah baginya untuk berturut-turut selama 2 bulan penuh karena terlalu lemah atau sakit yang sekiranya sangat susah baginya untuk berturut-turut berpuasa selama 2 bulan penuh.
c) Memberi makanan pokok kepada 60 (enam puluh) Fakir/Miskin dengan setiap orangnya 1 mud (6,7 ons). Kalau ternyata tidak mampu juga memberi makanan maka ini tetap menjadi tanggungannya sampai ia mampu, sedangkan menurut sebagian Ulama' telah gugur dari tanggungannya.

Akan tetapi, dalam masalah bersetubuh di siang hari Ramadhan ini dengan konsekwensinya dikenakan 5 sanksi tersebut di atas jika memenuhi semua syarat berikut ini :

1. Disengaja, bukan karena lupa dan sebagainya.
2. Mengetahui akan keharamannya. Jika tidak mengetahuinya, setidaknya dia tidak termasuk Orang Bodoh yang dimaafkan dalam Syariat seperti baru masuk Islam atau jauh dari Ulama'.
3. Atas kemauannya sendiri (tidak dipaksa).
4. Membatalkan puasanya dengan sebab persetubuhan (bukan batal karena lainnya seperti makan/minum terlebih dahulu dll).
5. Di siang hari Ramadhan.
6. Ketika ia membatalkan puasanya dengan bersetubuh, maka hendaknya ia mendapatkan kewajiban puasa tersebut sehari penuh, bedahalnya dengan orang yang gila atau mati sebelum maghrib maka ia tidak terkena kewajiban Kaffarah.
7. Hendaknya setubuh/senggamanya itu sempurna, (maaf) yaitu dengan memasukkan semua Kepala Kemaluan Pria ke dalam Kemaluan Wanita, jika hanya masuk sebagian saja maka tidak batal puasanya.
8. Berdosanya karena persetubuhan yang dilarang dalam puasa, bedahalnya kalau ia bersetubuh dengan Istrinya dalam keadaan Musafir (bepergian) yang diperkenankan untuk mengqoshor Sholat.
9. Hendaknya berdosanya karena puasa bukan karena asal perbuatan persetubuhannya tersebut, sepertihalnya ia sedang bepergian (musafir) kemudian berzina (Wal Iyadzu Billah Min Dzalik).
10. Tidak adanya Syubhah (keraguan), sepertihalnya melakukan senggama sedangkan ia masih ragu apakah waktu ketika melakukannya itu diperkenankan (sudah maghrib atau belum masuk waktu Shubuh).

B. Permasalahan Sampai Sesuatu Yang Berbentuk Ke Dalam Badan
1. Hukum Suntikan & Infus, diperkenankan dalam keadaan darurat akan tetapi Ulama' berbeda pendapat apakah membatalkan atau tidak, dalam hal ini Ulama' menjadi 3 (tiga) pendapat :

1). Membatalkan secara mutlak (tanpa syarat), karena masuk ke dalam badan.
2). Tidak membatalkan secara mutlak, karena masuknya bukan dari lubang yang terbuka.
3). Diperinci (dan inilah yang paling benar), apabila sebagai ganti makanan maka membatalkan. Jika tidak untuk makanan yakni untuk pengobatan maka dilihat dulu :
a. Jika masuknya ke urat/nadi yang tersambung ke pencernaan maka akan membatalkan puasa.
b. Jika masuknya ke otot/urat yang tidak terhubung ke pencernaan maka tidak membatalkan.

2. Hukum Dahak, dalam hal ini ada perincian sebagai berikut :
a) Jika dahak dari dalam perut/tenggorokan melewati batas antara tenggorokan dan mulut kemudian ditelan lagi maka akan membatalkan puasa, terkecuali terlalu susah untuk membuangnya.
b) Jika dahak berada di dalam (batas antara tenggorokan dan mulut) kemudian ditelan maka tidak akan membatalkan puasa.

3. Hukum menelan Air Ludah, tidak membatalkan dengan 3 (tiga) syarat :
a) Murni, yaitu tidak bercampur dengan apapun. Andai bercampur dengan warna makanan atau sejenisnya, apalagi ada bentuknya maka akan membatalkan puasa.
b) Suci, kalau seandainya terkena Najis seperti gusi berdarah kemudian meludah sampai bersih tetap dihukumi Najis selama tidak berkumur-kumur dengan air.
c) Ludah masih di tempatnya, yaitu di dalam mulut. Andai keluar sampai pada Bibir kemudian ditelan lagi maka akan membatalkan puasa.

4. Hukum Masuknya Air Ke Dalam Tubuh Tanpa Sengaja :
a) Jika mandinya itu dianjurkan seperti mandi wajib atau mandi sunnah, maka tidak akan membatalkan puasa kalau mandinya itu dengan cara mengguyur. Sedangkan kalau mandinya dengan cara berendam maka akan membatalkan puasa.
b) Kalau mandinya itu tidak dianjurkan (seperti mandi karena gerah atau menjaga kebersihan badan) akan membatalkan puasa jika masuk ke badan walaupun tidak disengaja baik dengan cara diguyur maupun berendam.

5. Hukum Kemasukan Air Madhmadhah (Kumur-Kumur) & Air Istinsyaq (memasukkan air ke hidung) Saat Wudhu' :
a) Kalau kumur-kumur atau memasukkan air ke hidung itu termasuk yang dianjurkan, maka dilihat dulu :
- Jika tidak berlebihan ( Tidak Mubalaghoh) maka tidak akan membatalkan puasa walaupun air masuk ke dalam (tertelan).
- Jika berlebihan (Mubalaghoh) akan membatalkan puasa kalau masuk ke dalam, sebab Mubalaghoh dalam kumur-kumur dan memasukkan air ke Hidung saat Wudhu' itu dimakruhkan di saat berpuasa.

b) Kalau kumur-kumurnya itu tidak dianjurkan seperti kumur-kumur yang ke 4 (empat) kalinya, atau dilakukan bukan di waktu Wudhu'/ atau mandi wajib maupun sunnah, maka akan membatalkan puasa kalau masuk ke dalam walaupun tidak berlebihan.

C. Permasalahan Mengeluarkan Mani Dengan Sengaja (Onani/Masturbasi)
- Membatalkan dalam 2 (dua) keadaan :
1. Sengaja berniat mengeluarkan mani dengan cara apapun, termasuk melihat dan menghayal.
2. Jika keluarnya karena bercumbu dengan Istri tanpa menggunakan pengahalang (kain/baju).

- Tidak membatalkan dalam 2 (dua) keadaan :
1. Jika keluarnya bukan karena bercumbu seperti melihat atau menghayal, dengan syarat ia tahu biasanya tidak akan keluar mani.
2. Jika keluarnya karena bermesraan dengan Istri tapi tidak langsung bersentuhan antar kulitnya seperti menggunakan kain/baju.

D. Hukum Berciuman
Haram hukumnya jika berciuman itu membangkitkan syahwat dalam puasa wajib. Jika tidak membangkitkan Syahwat maka meninggalkannya itu lebih utama. Dan tidak membatalkan puasa terkecuali keluar mani karena sebab ciuman tersebut.

Wallohu A'lam Bish-Showab.
Disadur dari Kitab Taqriirot As-Sadiidah Karya Habib Hasan Bin Ahmad Al-Kaff, halaman 448-455 cetakan Dar Al-Mirats An-Nabawi dengan sedikit perubahan dan penyesuaian dalam segi tata dan bahasa.

Sumber:
http://www.muslimedianews.com/2015/05/apa-saja-yang-membatalkan-puasa.html

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Kata-kata mutiara para ulama'

Imam An-Nasafi berkata: "Mazhab kami benar, mungkin saja keliru dan mazhab yang menyalahi kami keliru, mungkin saja benar" (Al-Fawaidul Makiyah:Hal.16)


Imam Ibnu 'Arabi berkata: "Tidak matang seorang alim itu hinggalah dia tidak mempunyai sifat fanatik mazhab." (Qawasim al-'Awasim)

Imam Sufyan Al-Tsauri berkata: "Jika kamu lihat seseorang beramal dengan suatu amalan yang terdapat perselisihan pendapat ulama' padanya dan pandangan kamu tentang perkara itu berbeza, maka janganlah kau menegahnya."

Imam Ahmad ibn Hanbal berkata: "Seorang alim tidak sepatutnya menyuruh atau memaksa orang lain mengamalkan mazhabnya." (Al-Adab Al-Syari'ah oleh Ibnu Muflih)

Imam Nawawi berkata: "Seorang mufti atau seorang qadi tidak boleh memaksa pendapatnya untuk diterima oleh orang yang tidak bersependapat dengannya selagi pendapat orang itu tidak menyalahi nas al-Qur'an dan hadits, ijma' atau qias yang jelas." (Syarah Muslim, jld 2, H:24)

maksud pandangan para ulama' di atas ialah agar kita pandai menghormati pendapat orang lain walaupun pendapatnya tidak sesuai dengan pendapat kita, dalam masalah furu' (bukan dalam masalah aqidah). Dengan adanya saling hormat menghormati di antara kaum muslimin, tentu tidak akan retak hubungan ukhwah Islamiyyah yang selama ini ulama' kita jaga dan bina dengan baik.

Kitab Hadits

01 Ihyaul Maiyiti Bifadhail Alil Baiti - Al-Imam Suyuthi :- Klik
02 Asy-Syamail Muhammadiyah - Al-Imam At-Tirmizi :- Klik

---

Terjemahan Kitab Jawi Kepada Rumi :-


01 Munyatul Musolli Karangan Asy-Syeikh Daud Al-Fatani :- Klik
02 Usuluddin karangan Syeikh Muhammad Mukhtar ibn 'Atorid :- klik
03 Faridah Al-Faraid fi 'Ilmi Al-'Aqaid Karangan Syeikh Ahmad Al-Fatoni :- Klik
04 Furu'ul Masail - Asy-Syeikh Daud Al-Fatoni :- Klik
05 Tanbihul Ghafilin - Haji 'Abdullah ibn 'Abdul Mubin Asy-Syafi'i :- Klik

06 Muhimmah - Syeikh 'Abdullah Ibn 'Abdur Rahim Fatoni :- Klik
07 Qathrul Ghaitsiyah - Al-'Allamah Husin Nashir ibn Muhammad Toyyib Al-Mas'udi Al-Banjari :- Klik
08 Pati Faridatul Faraid - Al-Haj Nik ‘Abdullah Ahmad Al-Jambuwi :- Klik
09 Kasyaful Asrar - Asy-Syeikh Muhammad Solih ibn ‘Abdullah Mengkabaui :- Klik
10 Tamrinush Shibyan - Al-'Allamah Husain Nashir ibn Muhammad Toyyib Al-Mas'udi Al-Banjari :- Klik

11 Hidayah Ar-Rahman - Haji 'Abdul Lathif Bin Haji Tambi Al-Malakawi :- Klik
12 Ilmu Tauhid - Haji Hashim Bin Haji Muhammad Al-Malayui :- Klik
13 Perukunan - Mufti Jamaluddin bin Muhammad Arsyad Al-Banjari :- Klik
14 Pelita Penuntut - Al-'Allamah Asy-Syeikh Az-Zarnuji :- Klik
15 Irsyadul 'Ibadi Ila Sabilir Rasyad - Tuan Minal Al-Fatoni :- Klik

16 Tajul 'Urus - Al-Imam Tajuddin Ibn 'Atoillah As-Sakandari :- Klik
17 Hidayatul 'Awam - Syeikh Jalaluddin Acheh :- Klik
18 Zahratul Murid fi 'Aqadit Tauhid - Syeikh Wan 'Ali Kutan:- Muat Turun
19 Miftahul Murid Fi 'Ilmit Tauhid - Tuan Minal Al-Fatoni :- Klik
20 Sabilul Muhtadin - Asy-Syeikh Muhammad Arsyad Bin ‘Abdullah Al-Banjari :- Klik

21 Syarah Bakuratul Amani - Syeikh Isma'il Ibn 'Abdul Qadir Al-Fatoni :- Klik
22 Al-Mishbahul Munir - Syaikh 'Abdul 'Aziz Bin Isma'il Al-Fatoni :- Klik
23. Ta'limul Muta'allim Al-Jawi - Haji Ahmad Bin Haji Qasim :- Klik
24. Ad-Durruts Tsamin - Syaikh Daud Al-Fatoni :- Klik
25. Tuhfatur Raghibin - Syaikh Muhammad Arsyad Al-Banjari :- Klik

26. Miftahul Jannah - Syaikh Muhammad Toyyib ibn Mas'ud Al-Banjari :- Klik
27. Panduan Sifat 20 - Muhyiddin Muhammad Ghazali Ibn Haji 'Abdullah :- Klik
28. Bidayatul Hidayah - Syaikh Muhammad Zain Ibn Al-Faqih Jalaluddin :- Klik
29. Sirajul Huda - Syaikh Muhammad Zainuddin Bin Muhammad Badawi As-Sumbawi :- Klik
30. 'Athiyyatur Rahman - Syaikh Muhammad Azhari Ibn 'Abdullah Al-Palimbani :- Klik

31. Risalah 'Aqidah Usuluddin Yang Pendek - Syaikh Ahmad Al-Fatoni :- Klik
32. An-Nurul Mubin Fi 'Aqaid Usuliddin - Syaikh Ahmad Al-Fatoni :- Klik
33. Pati Munyatul Musolli :- Klik
34. Qamarul Huda - Muhammad Yusuf :- Klik
35. Badr At-Tamam wa An-Nujum Ats-Tsawaqib - Syaikh Ahmad Al-Fatoni:- Klik

36 Pegangan Yang Terutama - Tengku Mahmud Zuhdi :- Klik
37 Lum'atul Aurad -
38 Hidayatus Shibyan - Tuan Husain Kedah:- Klik
39 Tsamrul Jannah - Al-Faqir Idris Al-Khaiyath ibn Haji Wan 'Ali Bakum:- Klik


----


Matan:

'Aqidatul 'Awam - As-Sayyid Ahmad Al-Marzuqi :- Klik
Ummul Barahin - Al-Imam Sanusi :- Klik
'Aqidatul Mujmalah :- Klik
'Aqidatul Mursyidah :- Klik
Jauharatut Tauhid - Al-Imam Ibrahim Al-Laqqoni :- Klik

----


Solawat :-

Dalail Khairat :- Klik
Afdhalush Sholawat 'Ala Saidis Sadaat (Solawat-Solawat Yang Terbaik Ke Atas Penghulu Segala Penghulu ) disusun oleh al-'Allamah Al-Qadhi Asy-Syeikh Yusuf bin Isma'il An-Nabhani Asy-Syafi'i :- Klik
Syawaariqul Anwar min Ad'iyatis Saadatil Akhyar (Himpunan doa-doa orang yang solih), disusun oleh As-Sayyid Muhammad ibn 'Alawi Al-Maliki :- Klik
---


Kitab Maulid :-

Qasidah Burdah - Al-Imam Al-Bushiri :- Klik
Adh-Dhiyaul Lami - Al-Habib 'Umar Bin Hafiz :- Klik
Simthud Duror - Al-Habib 'Ali Bin Muhammad Al-Habsyi :- Klik


----

Pelbagai Kitab :-


01 Syarah Matan Ummul Barahin - Ustaz Mohammad Elias Bin 'Abdul Jalil Al-Malaqawi :- Klik
02 Kesesatan Syi'ah - Al-Habib Salim Ibn Ahmad Ibn Jindan :- Klik
03 Al-'Aqaid Ad-Duriyyah - Asy-Syaikh Muhammad Al-Hasyimi :- Klik
04 Mazhab Al-Asya'ariyah Prinsip & Sejarahnya :- Klik




-----------------

Artikel

1. Penjelasan Tentang Kelebihan Maulid Nabi :- Klik
2. Yayasan Sofa Negeri Sembilan Darul Khusus :- Klik
3. Kewajipan Mempelajari dan Mengajar Ilmu Tauhid (Ahli Sunnah Wal Jama'ah):- Klik
4. Haram Belajar Ilmu Usuluddin Daripada Orang Yang Tidak Mahir dan Tanda Orang Yang Sesat :- Klik
5. Status Ibu Bapa Nabi Muhammad :- Klik

6. Haqiqat Asya'irah :- Klik
7. Kebenaran I'tiqad Imam Abu Hasan Al-Asy'ari dan Imam Abu Mansur Al-Maturidi :- Klik
8. Mazhab Al-Asy'ariyah Prinsip & Sejarahnya :- Klik

----


Himpunan Pelbagai Doa Yang Dibaca Pada Bulan-Bulan Islam


Doa Bulan Muharram (Doa Akhir Tahun & Awal Tahun) :- Klik
Malam Nishfu Sya'ban :- Klik



---------------

Himpunan Doa-Doa


01 Himpunan Pelbagai Doa Yang Dibaca Pada Bulan-Bulan Islam :- Klik
02 Doa Untuk Ibu Bapa :- Klik
03 Doa Penawar Angin Ahmar :- Klik




------

Pelbagai

Asmaul Husna:- Klik
Nama-Nama Nabi Muhammad :- Klik
Nama-nama Para Ahli Badar :- Klik
Penjelasan Tentang Solawat Syifa' & Tafrijiyah :- Klik
Nama-nama Para Rasul 313 orang :- Klik

Nazam Tauhid Bahasa Melayu karangan Haji Ahmad Melaka :- Klik


---


Habib 'Umar & Dr 'Ali Juma'ah

Habib 'Umar & Dr 'Ali Juma'ah

Koleksi Kitab


Saya sedang berusaha mengumpulkan koleksi kitab-kitab Arab dalam bentuk software dan akan dibahagikan dalam beberapa cd. Senarai kitab koleksi kitab sudah saya miliki:-
1. Kitab Mazhab Syafi'i 44 kitab
2. Kitab Tafsir Al-Qur'an 10 kitab
3. Kitab Sirah Nabawiyyah 10
4. Kitab-kitab karangan para ulama' mazhab syafi'i lebih kurang 26 ulama' seperti Imam Nawawi, Imam Nawawi Al-Bantani, Imam As-Sayuthi, Imam Subki, Imam Ibnu Hajat Al-Haitami, Imam Ibnu Hajar Al-'Asqolani dan lain-lain.
5. Kitab Hadits 12 kitab
6. Tajwid dan Qira'at 4 kitab
7. Kitab Ulum Hadits 15 kitab
8. Kitab Imam Asy-Sya'rani lebih kurang 11 kitab
9. Kitab Dr. Omar 'Abdullah Kamil 92 kitab
10. Kitab Imam Az-Zahabi lebih kurang 20 kitab
11. Kitab Dr. Wahbah Al-Zuhayli - Fiqhu al-Islamy Wa Adillatuhu
12. Kitab-kitab Mazhab Hanafi, Maliki dan Hanbali
dan saya sedang dalam proses pengumpulkan lagi kitab-kitab yang di download dari pelbagai laman web

Kitab-kitab yang sudah saya terbitkan:=

1. Kitab Adh-Dhiyaul Lami', karangan Habib 'Umar ibn Hafidh (serta terjemahan)
2. Kitab Asy-Syarabuth Thohur karangan Habib 'Umar ibn Hafidz (serta terjemahan)
3. Kitab Jaliyatul Kadar karangan Imam Sayyid Ja'far ibn Hasan ibn 'Abdul Karim Al-Barzanji
4. Kitab Burdah karangan Imam Al-Bushiri (serta terjemahan)
5. Kitab Dalail Khairat karangan Imam Sayyid Muhammad ibn Sulaiman Al-Jazuli (serta terjemahan)
6. Kitab Aurad Al-Qusya-syiyah karangan Imam Muhammad ibn Yusof ibn Ahmad Al-Qusyasyi (serta terjemahan)
dan macam-macam lagi.

Muat Turun Kitab-Kitab Kuning

Untuk muat turun kitab-kitab kuning sila klik blog saya bahagian kitab-kitab ini :-
http://www.ar-raufi.blogspot.com/ -

Muat Turun Sunan At-Tirmizi :-

Untuk menikmati hadits-hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmizi serta sedikit syarahnya, sila klik link ini:- http://sunan-at-tirmizi.blogspot.com/


Muat Turun Tobaqat Syafi'iyah

Untuk mengenali para Ulama' yang bermazhab Syafi'i daripada abad ke-03 sehingaa abad sekarang, sila klik link ini :- http://tobaqatsyafii.blogspot.com/

Koleksi Bacaan Salawat, Qasidah, Hizib, Wirid, Teks Qasidah & Sebagainya

Untuk muat turun bacaan Salawat, Qasidah, Hizib, Wirid, Teks Qasidah & Sebagainya, klik link ini. - http://dalailkhairat-idrisi.blogspot.com/ -

Koleksi Video :-

Untuk melihat blog koleksi video saya, klik link ini :-
http://idrisi24.blogspot.com/

Asy-Syeikh Yusuf bin Isma'il An-Nabhani Asy-Syafi'i

Asy-Syeikh Yusuf bin Isma'il An-Nabhani Asy-Syafi'i
Klik photo Syeikh Yusuf An-Nabhani untuk membaca biodatanya.

Muat Turun Kitab أفضل الصلوات على سيد السادات

Afdhalush Sholawat 'Ala Saidis Sadaat (Solawat-Solawat Yang Terbaik Ke Atas Penghulu Segala Penghulu ) disusun oleh al-'Allamah Al-Qadhi Asy-Syeikh Yusuf bin Isma'il An-Nabhani Asy-Syafi'i. Saya telah meriwayatkan kitab ini daripada Asy-Syeikh Muhammad Fuad bin Kamaludin Al-Maliki. Untuk muat turun kitab Afdhalush Sholawat lengkap ('Arab) :- Muat Turun

01. Solawat Ibrahimiyah :- Muat Turun
02. Solawat Al-Imam An-Nawawi :- Muat Turun
03. Solawat Ibn Hajar Al-Haitami :- Muat Turun
04. Solawat Yang Diajarkan Oleh Jibril :- Muat Turun
05 Solawat Yang Diriwayatkan Oleh Ruwaifi’ ibn Tsabit Al-Ansori :- Muat Turun

06 Solawat Yang Diriwayatkan Oleh Al-Imam Al-Fakihani :- Muat Turun
07 Solawat Yang Kelebihannya Telah Diberitahu Oleh Jibril :- Muat Turun
08 Solawat Untuk Mendapat Syafa'ah :- Muat Turun
09 Solawat Sebagai Ganti Sedekah atau Zakat :- Muat Turun
10 Solawat Yang Diriwayatkan Daripada Nabi Ilyas dan Nabi Khidir :- Muat Turun

11 Solawat Agar Diampuni Dosa :- Muat Turun
12 Solawat Yang Diriwayatkan Oleh Al-Imam As-Suja'i :- Muat Turun
13 Solawat Untuk Dibaca Pada Hari Jumaat :- Muat Turun
14 Solawat Untuk Mencapai 30 Hajat Di Dunia dan 70 Hajat Di Akhirat :- Muat Turun
15 Solawat Yang Diriwayatkan Oleh Sa'id ibn 'Atorid :- Muat Turun

16 Solawat Yang Dibaca Oleh Ahlul Bait :- Muat Turun
17 Solawat Al-Imam Sayyidina 'Ali Karramallahu wajhah :- Muat Turun
18 Solawat Yang Telah Diriwayatkan Oleh Ibn Mas'ud :- Muat Turun
19 Solawat Yang Diriwayatkan Oleh Ibn 'Umar :- Muat Turun
20 Solawat Yang Diriwayatkan Oleh Al-Imam Ghazali :- Muat Turun

21 Solawat Yang Dibaca Pada Hari Jumaat Sebanyak Tujuh Kali :- Muat Turun
22 Solawat Untuk Dapat Meneguk Dengan Gelas Dari Telaga An-Nabi :- Muat Turun
23 Solawat Berdasarkan Tasbih Juwairiyyah Isteri Kepada An-Nabi :- Muat Turun
24 Solawat Yang Pernah Diceritakan Oleh Abul 'Abbas Ahmad Al-Hajiri :- Muat Turun
25 Solawat Asy-Syeikh Abu 'Abdillah ibn An-Nu'man :- Muat Turun

26 Solawat Munjiyyah (Penyelamat) :- Muat Turun
27 Solawat Nur Al-Qiyamah :- Muat Turun
28 & 29 Solawat Al-Imam Asy-Syafi'i :- Muat Turun
30 Solawat Asy-Syeikh Abu Hasan Al-Karkhi :- Muat Turun

31 Solawat Sultan Al-Auliya 'Abdul Qadir Al-Jilani :- Muat Turun
32 Solawat Al-Imam Abu Hamid Al-Ghazali :- Muat Turun
33 Solawat Asy-Syeikh Ahmad Ar-Rifa'i :- Muat Turun
34 & 35 Solawat Asy-Syeikh Ahmad Al-Badawi :- Muat Turun


--




Al-Muhaddits Prof. Dr. Al-Habib As-Sayyid Muhammad ibn 'Alawi Al-Maliki Al-Hasani

Al-Muhaddits Prof. Dr. Al-Habib As-Sayyid Muhammad ibn 'Alawi Al-Maliki Al-Hasani
Klik photo Sayyid Muhammad Al-Maliki untuk membaca biodatanya.

Muat Turun Kitab شوارق الأنوار من أدعية السّادة الأخيار

Kitab Syawaariqul Anwar min Ad'iyatis Saadatil Akhyar (Himpunan doa-doa orang yang solih), disusun oleh As-Sayyid Muhammad ibn 'Alawi Al-Maliki. Saya telah meminta izin daripada Syeikh Muhammad Fuad Al-Maliki untuk mengeluarkan kitab ini di blog saya.

Pembuka Aurad :- Muat Turun
Amalan Toriqat Al-Ahmadiyyah :- Muat Turun

Doa Yaasiin - Imam 'Abdullah ibn 'Alawi Al-Haddad :- Muat Turun
Doa Ayat Al-Kursi :- Muat Turun

Wirid Imam 'Ali ibn Abu Bakar As-Saqqaf :- Muat Turun
Wirid Al-Lathif - Imam 'Abdullah ibn 'Alawi Al-Haddad :- Muat Turun

Hizib Al-Nasr - Imam Abu Hasan Asy-Syazuli :- Muat Turun
Hizib Imam Nawawi حزب النووي (Terjemahan) :- Muat Turun

Ratib Al-'Aththos راتب العطاس - Imam 'Umar ibn 'Abdur Rahman Al-'Aththos :- Muat Turun
Ratib Al-'Aththos (Terjemahan) :- Muat Turun
Ratib Al-Haddad الراتب الشهير (Terjemahan) :- Muat Turun


مكتبة محمد علوي المالكي - Klik
https://archive.org/details/maleky




-------------------




Berita Harian


Tiada bahasa kiasan dalam fahaman Wahabi :- Klik
Ibadat Kerohanian Wahabi berbeza dengan Ahli Sunnah Wal Jamaah :- Klik
Wahabi tak taat ulama, ulil amri :- Klik atau Klik
Tafsiran Sunni menyeluruh, terbuka mengikut batasan prinsip rohani serta intelektual :- Klik

Hukum syirik jampi bergantung kepada iktiqad :- Klik
Malaikat Izrail juga akan mati :- Klik
Wanita wajib khatan walaupun dewasa :- Klik
Berlaku adil kepada bukan Islam kewajipan :- Klik
Kaabah kiblat solat bagi umat Islam :- Klik
Tiada ikatan kahwin manusia dengan jin :- Klik

Memahami perbezaan lafaz cerai baiah, taklik :- Klik

---

Utusan Malaysia

Pendidikan: Misi utama Rasulullah :- Klik
Kewajipan mencintai keluarga Nabi s.a.w :- Klik
Ilmu menjadikan kita takut kepada Allah : Klik
Meneroka makna hijrah :- Klik
Tidak batal solat makmum tegur imam :- Klik

Bahaya taklid dalam tauhid :- Klik
Mengapa tauhid tiga serangkai? :- Klik
Tauhid tiga serangkai disyariat dalam Islam? :- Klik
Dalil sanggah beza tauhid uluhiah dan rububiah :- Klik
Waspada 'tajdid' Wahhabi :- Klik
Kebesaran bulan Zulhijjah :- Klik

Penggunaan Kalimah Allah :- Klik
Takutlah Akibat Maksiat :- Klik
Musibah Matinya Hati :- Klik
Kedudukan Ayahanda, Bonda Nabi :- Klik

Mengapa Sambut Maulid Nabi :- Klik
Kenapa Pertikai Maulid Nabi :- Klik
Rasulullah Manusia Istimewa :- Klik
Jangan Abai Hak Rasulullah :- Klik
Rasulullah Di Mata Sahabat : - Klik

Kedudukan Nabi Di Sisi Islam :- Klik
Buang Amalan Khurafat :- Klik
Hukum Mewarna Rambut :- Klik
Jangan Sakiti Rasulullah :- Klik
Huraian Ibu Bapa Nabi Dalam Syurga :- Klik

Tasauf: Cabang Agama Yang Dizalimi :- Klik
Polemik Tajdid dan Pembaharuan :- Klik
Tajdid atau Meruntuh? :- Klik
Tajdid: Antara Hakikat dan Dakwaan :- Klik


---